MENU

Jumlah kelahiran pada tahun 2023 adalah 750.000, terendah yang pernah ada di Jepang

目次

Penelitian 2023

  • Jumlah kelahiran: Terendah (758.631 jiwa)
  • Jumlah kematian: Tertinggi yang pernah ada (1.590.503 jiwa)
  • Jumlah penurunan populasi: Tertinggi yang pernah ada (831.872 jiwa)
  • Jumlah pernikahan: Di bawah 500.000 untuk pertama kalinya dalam 90 tahun (489.281 kasus)

Jumlah kelahiran mencapai rekor terendah

Jumlah anak yang lahir pada tahun 2023 sebanyak 758.631 jiwa, turun 5,1% dari tahun 2022. Ini adalah tahun kedelapan berturut-turut terjadi penurunan jumlah kelahiran, dan merupakan rekor terendah. Lembaga penelitian Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan memperkirakan jumlah tersebut akan turun di bawah 760.000 pada tahun 2035. Namun, hal itu sebenarnya terjadi 12 tahun sebelumnya, 2023.

Jumlah pernikahan juga turun di bawah 500.000 untuk pertama kalinya dalam 90 tahun

Jumlah pernikahan pada tahun 2023 sebanyak 489.281, turun 5,9% dari tahun 2022. Menurut Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan, ini adalah pertama kalinya dalam 90 tahun sejak tahun 1933 jumlah pasangan turun di bawah 500.000.

Pemerintah pusat dan daerah mendukung perburuan pernikahan

Pemerintah pusat memberikan hibah kepada pemerintah daerah untuk inisiatif dukungan pernikahan.

✅ Pengoperasian pusat dukungan pernikahan
✅ Mengadakan seminar perburuan pernikahan
✅ Seminar desain kehidupan untuk generasi muda

Perubahan dalam “Cara bertemu calon pasangan nikah”

Masa lalu, “perjodohan” merupakan hal yang lumrah di Jepang, di mana orang tua atau kerabat memperkenalkan pasangan nikah. Namun, jumlah “perkawinan cinta” berangsur-angsur meningkat, dan pada tahun 1960-an proporsi “perkawinan cinta” membalikkan proporsi “perkawinan perjodohan”.

Masa media social dan aplikasi pencocokan

Baru-baru ini, terjadi peningkatan jumlah orang yang menggunakan Internet, seperti media social dan aplikasi pencocokan seperti Tinder, untuk bertemu calon pasangannya. Pada tahun 2021, 15,1% orang menikah melalui internet, melebihi 9,8% perjodohan.

Komentar oleh netizen Jepang

Saya merasa memberikan dukungan melalui subsidi saja tidak cukup untuk memerangi penurunan angka kelahiran. Pada akhirnya, orang-orang menahan diri untuk tidak menikah atau mempunyai anak karena khawatir dengan kehidupan masa depan mereka.

Menurut saya, jika Anda memiliki pekerjaan yang stabil, memperoleh gaji yang baik, dan memiliki aset, menikah dan memiliki anak adalah ide yang bagus. Jika tidak demikian, pilihan yang tepat di Jepang saat ini adalah menikah tetapi tidak memiliki anak.

Kata Kunci Bahasa Jepang

少子化 (syo- shi ka)

Kosa kata ini harus mengunakan huruf Kanji.

Indonesian : Fenomena menurunnya angka kelahiran
English : The phenomenon of declining birth rates

Sumber referensi

https://www3.nhk.or.jp/news/html/20240605/k10014471471000.html

https://mainichi.jp/articles/20240227/k00/00m/040/048000c

この記事が気に入ったら
フォローしてね!

目次